Panduan Makanan Darurat untuk Rumah: Checklist 72 Jam, Penyimpanan, dan Cara Rotasi Stok
Makanan darurat sering baru terpikir saat situasi sudah tidak nyaman. Listrik padam, hujan deras, banjir, atau Anda sedang kurang sehat dan tidak bisa masak seperti biasa. Pada saat seperti itu, yang paling dicari biasanya bukan menu yang mewah, tetapi makanan yang aman, cukup mengenyangkan, dan bisa disiapkan tanpa banyak alat.
Baca juga :
6 Contoh Makanan Darurat Terbaik yang Bisa Anda Stok untuk Jaga-jaga
Konsep stok 72 jam membantu Anda punya pegangan yang realistis. Intinya sederhana. Siapkan persediaan makanan dan air untuk tiga hari, untuk tiap orang di rumah. Banyak panduan kesiapsiagaan memakai patokan ini karena pada jam-jam awal kondisi darurat, bantuan dan layanan publik bisa fokus ke area yang paling kritis. Jadi rumah tangga perlu bisa bertahan dulu dengan sumber daya sendiri.

Di tengah pilihan yang semakin banyak, muncul juga kategori makanan siap saji modern. Bentuknya tidak selalu mie instan. Ada nasi instan, lauk siap santap, dan produk yang cukup dituang air panas lalu didiamkan beberapa menit. Jenis seperti ini terasa cocok saat Anda hanya punya termos, kompor kecil, atau akses air panas yang terbatas.
Apa itu stok 72 jam dan cara hitungnya
Stok 72 jam berarti Anda menyiapkan persediaan minimal untuk tiga hari. Tujuannya bukan untuk hidup super nyaman. Tujuannya supaya Anda tetap bisa makan, minum, dan menjaga energi ketika belanja sulit atau dapur tidak bisa dipakai normal.
Rumus hitung yang mudah
Gunakan hitungan sederhana berikut agar tidak pusing.
- Jumlah orang x 3 hari.
- Rencana 2 sampai 3 kali makan per hari.
- Tambahkan cadangan 10 sampai 20 persen untuk kondisi tidak terduga.
Misalnya, rumah berisi 4 orang. Anda ingin menyiapkan 3 kali makan per hari. Berarti Anda butuh sekitar 4 x 3 x 3 = 36 porsi. Lalu tambah cadangan, misalnya jadi 40 porsi.
Air minum jangan dilupakan
Air sering jadi bagian yang paling cepat habis. Salah satu panduan kit 72 jam menyarankan menyimpan sekitar 4 liter air per orang per hari. Angka ini mencakup kebutuhan minum dan kebutuhan dasar lain yang mungkin muncul dalam kondisi darurat.
Jika ruang penyimpanan terbatas, Anda bisa fokus pada dua hal. Pertama, simpan air minum yang paling aman dan mudah dibawa. Kedua, pastikan ada cara mengakses air cadangan yang lebih besar, misalnya dari galon yang disimpan khusus, sesuai kondisi rumah.
Checklist makanan darurat 72 jam yang realistis
Checklist makanan darurat sebaiknya tidak hanya menumpuk satu jenis produk. Anda butuh variasi sederhana supaya tubuh tetap dapat energi yang stabil, dan agar Anda tidak cepat bosan.
Kelompok makanan yang sebaiknya ada
- Karbohidrat cepat untuk energi.
- Protein agar kenyang lebih lama dan membantu tenaga.
- Serat dan mikronutrien sederhana untuk menjaga kondisi tubuh.
- Minuman dan pelengkap agar makan lebih nyaman.
Contoh item yang mudah ditemukan
Anda bisa mulai dari daftar yang familiar. Tidak harus lengkap sekali belanja. Bisa bertahap.
- Protein: ikan kaleng, daging siap saji kemasan retort, ayam siap saji, kacang-kacangan, susu UHT.
- Karbo: nasi instan siap seduh, roti tahan lama, biskuit.
- Pelengkap: buah kaleng, sereal kering, energy bar.
Catatan kecil yang sering terlupa adalah pembuka kaleng manual. Jika Anda menyimpan makanan kaleng, alat ini penting, terutama saat listrik padam dan Anda tidak bisa mengandalkan alat elektronik.
Mengapa stok darurat tidak cukup mie instan saja
Mie instan memang praktis, murah, dan mudah disimpan. Karena itu banyak orang menjadikannya “jawaban otomatis” untuk stok darurat. Masalahnya, kondisi darurat tidak selalu cocok dengan pola makan yang itu saja.
Dalam situasi yang membuat Anda stres, kurang tidur, atau harus bergerak lebih banyak, kebutuhan energi dan rasa kenyang bisa terasa berbeda. Jika makanan yang tersedia hanya mie instan, Anda mungkin cepat lapar lagi. Selain itu, mie instan sering tidak memberi lauk yang cukup untuk menambah protein, kecuali Anda menyiapkan tambahan sendiri.
Karena itu, lebih aman jika stok rumah memiliki opsi yang lebih lengkap. Artinya, ada makanan yang sudah termasuk lauk atau protein, atau setidaknya mudah dipasangkan dengan sumber protein lain yang tahan lama.
Contoh pendekatan yang lebih seimbang
- Jika stoknya mie instan, pasangkan dengan ikan kaleng atau telur jika kondisi memungkinkan.
- Sediakan minimal beberapa porsi makanan siap saji yang sudah ada lauknya.
- Siapkan camilan berprotein, misalnya kacang, sebagai cadangan tenaga.
Di kategori makanan siap saji modern, ada produk seperti Lanana yang sering disebut sebagai opsi emergency food karena praktis dan dirancang untuk disajikan saat fasilitas memasak terbatas. Di halaman resminya, Lanana digambarkan sebagai makanan instan ready-to-eat yang cukup diseduh air panas, dan ditujukan untuk aktivitas yang menuntut kecepatan termasuk kebutuhan darurat. Cara penyajiannya juga dibuat sederhana: cukup tambahkan air panas sampai batas, diamkan 10 menit, lalu tambahkan lauk atau bumbu sesuai varian. Beberapa serinya memang berisi nasi dan bumbu tanpa lauk, namun seri lain menyediakan nasi dengan lauk sehingga Anda bisa menutup kebutuhan protein dengan lebih mudah. Lanana juga disebut dapat disimpan di suhu ruang, tidak perlu kulkas, serta memiliki masa simpan yang panjang.
Pilih format makanan yang minim alat masak
Dalam keadaan normal, memasak itu menyenangkan. Namun saat darurat, yang dicari adalah proses yang paling sederhana. Karena itu, format makanan menjadi faktor penting.
Tiga format yang umum untuk stok darurat
- Siap makan langsung. Biasanya biskuit, makanan kaleng tertentu, atau makanan yang tidak wajib dipanaskan.
- Cukup dipanaskan. Misalnya lauk retort atau sup dalam pouch yang lebih nyaman jika hangat.
- Cukup dituang air panas. Ini cocok saat Anda tidak punya waktu atau kondisi untuk memasak air sampai mendidih lama.
Format “cukup dituang air panas” berguna jika Anda hanya punya termos air panas, pemanas air kecil, atau kompor portable yang bahan bakarnya terbatas. Prosesnya juga lebih mudah diprediksi. Anda tidak perlu mengatur api dan wajan.
Contoh menu 72 jam untuk 3 hari
Menu 72 jam tidak harus kreatif. Yang penting, Anda bisa makan dengan jadwal yang teratur, dan tetap dapat tenaga. Contoh di bawah ini bisa Anda sesuaikan dengan usia anggota keluarga, alergi, dan preferensi rasa.
Hari 1
- Pagi: roti tahan lama atau biskuit + susu UHT.
- Siang: nasi instan siap seduh + lauk siap saji berprotein.
- Malam: sup siap saji atau makanan pouch + buah kaleng kecil.
Hari 2
- Pagi: sereal kering + susu UHT.
- Siang: rice meal siap seduh + tambahan protein (ikan kaleng atau lauk siap saji).
- Malam: makanan retort yang dipanaskan sebentar + biskuit sebagai pelengkap.
Hari 3
- Pagi: energy bar + susu atau minuman hangat.
- Siang: nasi instan siap seduh + lauk siap saji.
- Malam: sup pouch + kacang-kacangan.
Jika Anda tidak punya kompor sama sekali, fokus pada dua jenis stok. Pertama, yang bisa dimakan langsung. Kedua, yang bisa diseduh air panas dari termos. Jika Anda punya kompor kecil, Anda bisa menambah stok yang lebih enak saat dihangatkan.
Cara penyajian paling praktis tanpa dapur lengkap
Prinsipnya adalah menyiapkan sistem kecil. Artinya, bukan hanya makanannya, tetapi juga alat yang membuat makan itu benar-benar bisa dilakukan.
Checklist alat minimal
- Termos air panas.
- Sendok dan garpu lipat.
- Tisu basah dan trash bag.
- Pembuka kaleng manual.
Jika ada anggota keluarga yang memiliki kebutuhan khusus, Anda bisa menambah alat sederhana lain, misalnya gelas ukur kecil, atau kotak obat harian.
Contoh “tinggal seduh” yang relevan untuk darurat
Pada Lanana, cara penyajian untuk beberapa seri disebut cukup seduh air panas selama 10 menit. Langkahnya dibuat singkat: masukkan nasi ke cup atau kemasan, tambahkan air panas sampai batas yang tertera, diamkan 10 menit, lalu tambahkan lauk atau bumbu sesuai varian. Pola seperti ini cocok untuk kondisi darurat karena Anda tidak perlu memasak di panci berisi air mendidih, dan prosesnya bisa dilakukan dengan alat minimal selama Anda memiliki air panas.
Penyimpanan di rumah agar awet dan mudah dicari
Stok darurat sering gagal bukan karena tidak dibeli, tetapi karena tidak tertata. Saat panik, Anda jadi tidak ingat taruh di mana. Atau kemasan rusak karena disimpan terlalu dekat panas.
Salah satu petunjuk penyimpanan yang sering muncul pada produk makanan siap saji suhu ruang adalah menyimpan di tempat sejuk dan kering, serta menjauhkan dari sinar matahari langsung. Prinsip ini cocok juga untuk stok darurat rumah.
Rekomendasi pengelompokan yang sederhana
- Kotak siap makan cepat. Isinya porsi yang paling mudah disajikan.
- Kotak cadangan darurat. Isinya stok tambahan, termasuk makanan yang masa simpannya lebih panjang.
- Kotak alat bantu. Isinya pembuka kaleng, sendok lipat, tisu, trash bag, dan perlengkapan kecil lain.
Jika memungkinkan, simpan kotak itu di tempat yang mudah dijangkau, bukan di gudang paling dalam. Anda juga bisa menaruh catatan kecil tentang lokasi kotak di pintu lemari atau di aplikasi catatan ponsel.
Cara rotasi stok supaya tidak kedaluwarsa
Rotasi stok membuat Anda tidak rugi. Anda membeli untuk siap siaga, tetapi tetap bisa menghabiskan sebelum lewat masa simpannya.
Istilah FIFO dan cara pakainya
FIFO adalah singkatan dari first in, first out. Artinya, barang yang masuk duluan sebaiknya dipakai duluan. Ini cara paling mudah supaya stok tidak menumpuk sampai kedaluwarsa.
Rutinitas bulanan yang ringan
- Cek tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan.
- Singkirkan kemasan yang penyok parah, bocor, atau menggembung.
- Catat item yang akan habis masa simpannya dalam 1 sampai 3 bulan.
- Masukkan item tersebut ke jadwal makan mingguan, lalu ganti dengan stok baru.
Jika Anda ingin lebih rapi, Anda bisa membuat aturan kecil. Misalnya, satu kali dalam seminggu, Anda sengaja makan menu dari stok darurat. Lalu pada akhir minggu, Anda belanja kembali satu atau dua item untuk mengganti yang terpakai. Cara ini membuat stok “hidup” dan selalu segar.
Kapan perlu menaikkan level stok tanpa panik belanja
Stok 72 jam adalah awal yang baik. Namun ada kondisi tertentu yang membuat Anda perlu menaikkan level stok menjadi 5 sampai 7 hari.
Trigger yang masuk akal
- Masuk musim hujan dan risiko genangan meningkat.
- Ada rencana perjalanan jauh dan rumah akan kosong.
- Ada anggota keluarga yang sedang sakit.
- Rumah sedang renovasi sehingga dapur tidak bisa dipakai normal.
Kuncinya adalah bertahap. Anda tidak perlu belanja besar dalam satu hari. Anda bisa menambah beberapa porsi setiap kali belanja bulanan, sampai target stok tercapai.
Di tahap ini, pilihan makanan yang mudah disimpan di suhu ruang dan mudah disajikan semakin terasa membantu. Produk yang cukup dituang air panas dan menunggu 10 menit bisa menjadi “jembatan” antara makanan yang terlalu repot dan makanan yang kurang mengenyangkan.
Profil singkat Rbiz.co.id
Rbiz.co.id merupakan penyedia layanan yang membantu brand dan pelaku usaha dalam pengelolaan marketplace serta kebutuhan sebagai enabler. Dalam praktiknya, layanan ini berkaitan dengan aktivitas operasional toko di platform marketplace, pengelolaan katalog, dan eksekusi penjualan di kanal digital. Untuk produk Lanana, Rbiz juga berperan sebagai distributor. Penjualan Lanana dilakukan di marketplace melalui nama toko lanana.food, sehingga konsumen dapat mencari dan membeli produk dengan lebih mudah di kanal e-commerce. Dengan peran tersebut, Rbiz berada di sisi operasional dan distribusi, bukan hanya di sisi promosi, sehingga alur ketersediaan produk dan pengelolaan toko bisa berjalan lebih rapi.
Menyiapkan makanan darurat untuk rumah sebenarnya bukan proyek besar. Ini lebih mirip kebiasaan kecil yang dibangun pelan-pelan. Mulai dari memahami target 72 jam, menyiapkan daftar yang seimbang, lalu menata dan merotasi stok supaya selalu siap dipakai.
Jika Anda sudah punya sistem yang sederhana, kondisi darurat terasa sedikit lebih tenang. Anda tahu di mana makanan disimpan. Anda tahu cara menyajikannya. Dan Anda tidak perlu mengambil keputusan besar saat sedang lelah.