10 Pembersih Wajah Terlaris di Shopee: Brand Global Masih Dominan?

10 Pembersih Wajah Terlaris di Shopee: Brand Global Masih Dominan?

Pembersih wajah terlaris di Shopee menjadi cerminan nyata perubahan perilaku konsumen skincare di Indonesia. Di tengah maraknya promo, live shopping, dan banjir produk baru, konsumen semakin selektif dalam memilih facial wash yang aman, efektif, dan terpercaya.

Data penjualan Kuartal III 2025 menunjukkan satu hal yang menarik, di mana brand global masih memimpin, tetapi brand lokal dan niche mulai mempersempit jarak. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di balik angka penjualan ini?

Produk Perawatan Bayi di E-Commerce Laris, Mengapa Orang Tua Semakin Percaya?

Gambaran Tren Penjualan Skincare di Shopee

Shopee masih menjadi salah satu marketplace utama untuk kategori kecantikan. Pembersih wajah menempati posisi strategis karena:

  • Digunakan setiap hari
  • Menjadi entry product skincare
  • Sangat dipengaruhi review & testimoni

Dalam konteks ini, kepercayaan konsumen menjadi faktor penentu, bukan hanya diskon.

10 Pembersih Wajah Terlaris di Shopee Indonesia Kuartal III 2025

Berikut urutan berdasarkan persentase penjualan, dari tertinggi ke terendah:

1. Cetaphil

Menjadi pembersih wajah terlaris di Shopee pertama, Cetaphil bukan hanya laris karena nama besar, tetapi karena fungsi yang konsisten dirasakan pengguna. Produk ini sering direkomendasikan dokter kulit, sehingga menciptakan trust jangka panjang.

Alasan utama masuk 10 besar:

  • High repeat order (dipakai rutin harian)
  • Minim komplain & retur
  • Dipilih konsumen dengan skin concern serius

Insight: Konsumen rela membayar mahal demi keamanan dan kepastian hasil.

2. Glad2Glow

Glad2Glow berhasil masuk 3 besar pembersih wajah terlaris di Shopee karena mampu mengedukasi pasar, bukan sekadar jualan. Brand ini sering menjelaskan fungsi ingredients secara sederhana di konten Shopee & media sosial.

Alasan utama:

  • Edukasi membuat konsumen merasa “pintar memilih”
  • Review terasa lebih real & relatable
  • Cocok untuk first-time buyer skincare

Insight: Edukasi menurunkan rasa ragu saat checkout.

3. Hada Labo

Hada Labo tidak agresif secara promo, tetapi kuat di pengguna loyal. Produk ini sering dibeli ulang oleh konsumen yang sudah menemukan kecocokan.

Alasan utama:

  • Simple ingredients, minim risiko iritasi
  • Konsumen tidak tergoda ganti brand
  • Stabil di penjualan tanpa hype berlebihan

Insight: Konsistensi lebih kuat dari tren sesaat.

4. Wardah

Wardah unggul di volume penjualan, bukan harga premium. Brand ini menjangkau segmen luas dari remaja hingga dewasa.

Alasan utama:

  • Harga terjangkau → impulse buy tinggi
  • Brand halal meningkatkan trust
  • Mudah ditemukan di offline & online

Insight: Aksesibilitas memperbesar market size.

5. Kahf

Kahf sukses karena tidak mencoba menjual ke semua orang. Fokus pada kebutuhan pria modern membuat komunikasinya tajam dan relevan.

Alasan utama:

  • Minim kompetitor langsung di segmen pria
  • Branding maskulin & fungsional
  • Tingkat loyalitas tinggi

Insight: Niche market = repeat order lebih stabil.

6. Garnier

Meski bukan yang paling inovatif, Garnier masih kuat karena dikenal lintas generasi. Banyak konsumen memilihnya karena familiar.

Alasan utama:

  • Awareness tinggi sejak lama
  • Harga relatif terjangkau
  • Mudah dipahami manfaat produknya

Insight: Familiarity masih memengaruhi keputusan beli.

7. Skintific

Skintific masuk 10 besar karena mampu mengubah viral menjadi transaksi, bukan hanya views.

Alasan utama:

  • Konten TikTok & Shopee Video agresif
  • Klaim ingredients mudah dipahami
  • Kuat di Gen Z & early adopter

Insight: Viral + trust = konversi nyata.

8. COSRX

COSRX tidak bermain di volume besar, tetapi kuat di segmen skincare enthusiast.

Alasan utama:

  • Pengguna memahami ingredients aktif
  • Review mendalam & detail
  • Dipercaya untuk masalah kulit spesifik

Insight: Komunitas loyal bisa mengalahkan iklan besar.

9. POND’S

POND’S masih masuk 10 besar karena basis pengguna lama, meski mulai tertinggal dari sisi digital storytelling.

Alasan utama:

  • Pengguna lama yang setia
  • Harga bersaing
  • Distribusi luas

Insight: Legacy memberi napas panjang, tapi perlu inovasi.

10. MS GLOW

MS GLOW bertahan karena memiliki ekosistem distribusi dan komunitas internal yang kuat.

Alasan utama:

  • Jaringan reseller & komunitas
  • Brand awareness tinggi
  • Cross-selling antar produk

Insight: Ekosistem internal bisa menopang penjualan marketplace.

Brand Global vs Brand Lokal: Siapa Unggul?

Jika dilihat sekilas, brand global memang masih dominan. Namun secara tren:

  • Brand lokal tumbuh lebih cepat
  • Konsumen lebih terbuka mencoba produk baru
  • Edukasi dan kepercayaan lebih berpengaruh dibanding nama besar

Ini menandakan pergeseran perilaku konsumen digital Indonesia.

Faktor yang Mempengaruhi Penjualan Pembersih Wajah di Shopee

Beberapa faktor utama yang memengaruhi performa penjualan:

  • Rating & review
  • Konten video & live shopping
  • Kejelasan klaim produk
  • Kepercayaan terhadap brand

Diskon besar tidak lagi cukup tanpa reputasi yang kuat.

Peluang bagi Brand Lokal & UMKM Skincare

Bagi pelaku UMKM digital, data ini memberi sinyal positif. Peluang tetap terbuka jika mampu:

1. Membangun trust jangka panjang

2. Konsisten edukasi konsumen

3. Mengelola performa toko secara profesional

Peran Enabler Seperti Rbiz dalam Ekosistem E-Commerce

Di tengah persaingan ketat marketplace, brand tidak bisa hanya mengandalkan produk. Pengelolaan operasional, data, dan strategi distribusi menjadi krusial.

Di sinilah peran e-commerce enabler seperti Rbiz relevan. Rbiz membantu brand dan UMKM untuk:

  • Mengoptimalkan performa toko
  • Mengelola katalog & campaign
  • Mengambil keputusan berbasis data

Pendekatan ini membuat brand lebih siap bersaing, bukan hanya viral sesaat.

FAQ – Pertanyaan Umum

1. Apa pembersih wajah paling laris di Shopee 2025?

Cetaphil menempati posisi teratas berdasarkan data Kuartal III 2025.

2. Apakah brand lokal bisa mengalahkan brand global?

Bisa, terutama jika fokus pada edukasi, kualitas, dan kepercayaan.

3. Mengapa review sangat berpengaruh?

Karena konsumen skincare sangat mengandalkan pengalaman pengguna lain.

4. Apakah diskon masih efektif?

Efektif, tapi hanya sebagai pendukung, bukan faktor utama.

5. Bagaimana UMKM bisa bersaing?

Dengan strategi konten, pengelolaan toko yang rapi, dan dukungan enabler.

Kesimpulan

Data pembersih wajah terlaris di Shopee menunjukkan bahwa kepercayaan kini lebih bernilai daripada sekadar diskon. Brand global masih unggul, tetapi brand lokal dan niche semakin mendapat tempat.

Bagi pelaku e-commerce dan UMKM digital, ini adalah momentum untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat dan dukungan enabler seperti Rbiz, persaingan marketplace bukan lagi ancaman, melainkan peluang pertumbuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *